Semestinya seorang Ibu demikian, ketika kebanyakan anak-anak sekarang menjadi yatim meski orang tua mereka masih lengkap. Semestinya seorang Ibu demikian, ketika kebanyakan mereka kehilangan kasih sayang dan panutan, dibiarkan bingung mencari jati diri mereka sendiri. Semestinya seorang Ibu demikian, karena itulah kewajibannya atas amanah yang kelak ia pertanggung jawabkan di hadapan Rabb-nya. Semestinya seorang Ibu demikian…
Dengan berdzikir seseorang akan mendapatkan ketenangan batin dan kesejukan ruhiyah. Dua waktu berdzikir yang afdhal adalah pada waktu pagi dan petang. Rekaman berikut ini adalah beberapa dzikir pagi yang disunnahkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa Sallam.
Cinta adalah kata yang tak pernah lepas dari episode kehidupan manusia. Cinta kepada lawan jenis adalah salah satu jenis cinta tersebut, ia bisa menjadi nikmat bisa juga menjadi laknat tergantung bagaimana kita menyikapinya. Terus bagaimana sebenarnya cinta bisa datang memasuki relung-relung hati manusia, dan bagaimana kita seharusnya menyikapinya secara Islami baik sebelum ataupun setelah ia datang?
عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى . فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ .
[رواه إماما المحدثين أبو عبد الله محمد بن إسماعيل بن إبراهيم بن المغيرة بن بردزبة البخاري وابو الحسين مسلم بن الحجاج بن مسلم القشيري النيسابوري في صحيحيهما اللذين هما أصح الكتب المصنفة]
Arti Hadits / ترجمة الحديث :
Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob radiallahuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan.
(Riwayat dua imam hadits, Abu Abdullah Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin Al Mughirah bin Bardizbah Al Bukhori dan Abu Al Husain, Muslim bin Al Hajjaj bin Muslim Al Qusyairi An Naishaburi dan kedua kitab Shahihnya yang merupakan kitab yang paling shahih yang pernah dikarang) .
Hadits ke-1 (1): Play Now | Play in Popup | Download
Hadits ke-1 (2): Play Now | Play in Popup | Download
Hadits ke-1 (3): Play Now | Play in Popup | Download“Kekuasaan”, hampir semua manusisa menginginkannya, tak jarang segala cara menjadi trik untuk mendapatkannya tak peduli baik atau buruk, haram atau halal bukan lagi menjadi ukuran asal ia jatuh ke tangan. Tapi… bagaimana pandangan Islam terhadap kata ini? Apa ia memang identik dengan kekerasan dan pemaksaan yang kadang tidak sedikit memakan korban atau dia adalah sesuatu yang tak perlu untuk dipedulikan dengan kata lain tunduk patuh berpangku tangan meski ia adalah hegemoni sebuah kezaliman?
Dan tak lama lagi, tamu agung itu akan segera pamit. Ia sudah mulai ‘berkemas’ dan bersiap-siap mengucapkan selamat tinggal kepada kita. Sayangnya, ia hanya singgah untuk sementara waktu saja. Tapi begitulah sifat tamu. Singgah dan kembali berlalu. Ramadan, tamu istimewa yang diutus oleh Yang Maha Rahman bagi para hamba yang ingin merengkuh ampunan dan mereguk cinta kasih-Nya. Ia datang dari jauh mambawa sejuta oleh-oleh dan cenderamata dari Sang Mahapemberi untuk dibagikan bagi siapa saja yang memuliakannya dan memperlakukannya dengan semestinya. Namun, alangkah mengherankan ketika banyak di antara orang yang didatanginya tidak menganggapnya sebagai ‘tamu’. Malah ada yang memperlakukannya dengan tidak ‘sewajarnya’.
Dan kini, hari-hari indah bersama Ramadan sudah memasuki paruh akhir…
Simak Finalis-finlis Ramadhan Bersama Ust. Harman Tajang, Lc
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)….[Al-Baqarah : 185]
Simak Khutbah Jum’at oleh Ust. Muh. Yani Abd. Karim, Lc.
Materi Tabligh Akbar Menyambut Ramadhan 1430H yang dibawakan oleh Ust. H. Muhammad Ihsan Zainuddin, Lc., M.Si
Komentar Baru